Siswa SDN Margomulyo 1 Menerima Vaksin Covid-19 - SDN Margomulyo 1 Ngawi

Berita

Berlandaskan Iman dan Taqwa Menuju Sekolah yang Unggul, Mandiri, Terpercaya dan Peduli Lingkungan

Sabtu, 18 Desember 2021

Siswa SDN Margomulyo 1 Menerima Vaksin Covid-19

 

Wabup Dwi Rianti Jatmiko memberikan sabutan dalam kegiatan Vaksinasi Covid-19 di SDN Margomulyo 1 Ngawi

Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia sekolah dasar 6 sampai 11 tahun resmi dimulai di Jakarta pada Selasa, 14 Desember 2021. Menurut Kemendikbudristek Jumeri, pandemi Covid-19 menyebabkan anak-anak Indonesia sudah terkunci selama hampir dua tahun dan terpaksa harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari rumah. Akibatnya banyak terjadi penurunan capaian hasil belajar pada anak-anak. Oleh karena itu pemerintah ingin agar segera terjadi pemulihan pembelajaran dengan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka secara langsung.

Ia mengatakan, vaksinasi memang tidak menjadi syarat untuk penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, tetapi vaksinasi mendukung keamanan dan keselamatan anak-anak agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik secara langsung di sekolah. “walaupun bukan menjadi syarat pembelajaran untuk pembelajaran tatap muka terbatas, vaksinasi ini adalah modal besar kita untuk menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran tatap muka tersebut.


Kegiatan vaksinasi pertama Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Jawa Timur dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2021. SDN Margomulyo 1 berkesempatan menjadi salah satu sekolah pertama yang mendapatkan vaksin Covid-19 di Jawa Timur. Kegiatan Vaksinasi Covid-19 SDN Margomulyo 1 Ngawi dilaksanakan di halaman sekolah. Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Kepala Dinas Pendidikan Ngawi Sumarsono, Para pejabat terkait dan Forpimda kab Ngawi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lajannya vaksinasi Covid-19

Winartinginsih selaku kepala sekolah SDN Margomulyo 1 Ngawi berharap dengan diberikannya vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun, bisa mengurangi kekhawatiran orang tua terhadap kesehatan anak-anak saat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa “Kegiatan vaksinasi ini merupakan jawaban kepada masyarakat, agar para orang tua tidak ragu lagi dan menjadi lebih semangat memberikan izin agar putra-putrinya bisa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas,”. Ia mengajak masyarakat agar tetap optimistis dengan vaksinasi untuk anak-anak karena ini bagian dari pemenuhan hak kesehatan anak.

Dorothya, salah satu siswa penerima vaksin Covid-19 mengaku senang bisa ikut vaksin

Dwi Rianto Jatmiko selaku wakil bupati Ngawi dalam sambutannya mengungkapkan saat ini beberapa SD di Ngawi telah melaksanakan PTM terbatas. Jumlah tersebut pun terus bertambah dari waktu ke waktu. Dimulainya vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun diyakini akan semakin mendorong dan memperluas pelaksanaan PTM terbatas di seluruh wilayah kabupaten Ngawi.

“Selain vaksinasi dilaksanakan di sekolah-sekolah, para siswa yang belum bisa mengikuti vaksinasi pertama disekolah bisa mendapatkan vaksinasi di Puskesmas, di rumah sakit, dan di sentra-sentra vaksinasi yang diselenggarakan oleh komunitas. Maka kami mengajak kepada orang tua untuk mengajak anak-anaknya yang berusia 6 hingga 11 tahun untuk segera mendatangi fasilitas-fasilitas yang ada,” lanjut Dwi Rianto Jatmiko. (ArliBuono)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar